Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Melemah, Fokus Tertuju pada Data PMI Jasa
Tuesday, 5 August 2025 09:52 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Indeks Dolar AS (DXY), indeks nilai Dolar AS (USD) yang diukur terhadap sekeranjang enam mata uang dunia, diperdagangkan negatif di kisaran 98,70 pada awal sesi perdagangan Asia hari Selasa. Para pedagang menunggu rilis Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa ISM AS pada hari Selasa untuk mendapatkan dorongan baru.

Data Nonfarm Payrolls (NFP) AS naik sebesar 73.000 pada bulan Juli, dibandingkan dengan kenaikan sebesar 14.000 (direvisi dari 147.000) sebelumnya, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) pada hari Jumat. Angka ini berada di bawah konsensus pasar sebesar 110.000. Sementara itu, Tingkat Pengangguran AS naik tipis menjadi 4,2% pada bulan Juli dari 4,1% pada bulan Juni, sesuai perkiraan. PMI Manufaktur ISM AS juga lebih lemah dari yang diproyeksikan, turun menjadi 48,0 pada bulan Juli dari 49,0 pada bulan Juni.

Para pedagang berjangka dana Fed kembali meningkatkan taruhan mereka pada penurunan suku bunga pada hari Jumat setelah data ekonomi AS yang suram, yang menciptakan tekanan bagi Dolar AS. Pasar sekarang memperkirakan kemungkinan hampir 84% bahwa Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan bulan September, karena data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan, menurut FedWatch CME, dengan penurunan hampir 60 bps yang diharapkan pada bulan Desember, menyiratkan dua kali penurunan sebesar 25 bps dan peluang 40% untuk penurunan ketiga.

Senin malam, Presiden Fed San Francisco, Mary C. Daly, mengatakan bahwa, mengingat semakin banyaknya bukti bahwa pasar tenaga kerja AS melemah dan tidak ada tanda-tanda inflasi yang didorong oleh tarif yang terus-menerus, waktunya sudah dekat untuk penurunan suku bunga.

Lebih lanjut, kekhawatiran yang muncul kembali atas independensi Fed berkontribusi terhadap penurunan USD. The Fed pada hari Jumat mengumumkan pengunduran diri Adriana D. Kugler, anggota Dewan Gubernur, lebih awal di tengah ketegangan yang masih berlangsung dengan Ketua Fed Jerome Powell.

Ke depannya, para pedagang akan memantau PMI Jasa ISM AS pada hari Selasa. PMI Jasa ISM diperkirakan akan membaik menjadi 51,5 pada bulan Juli dari 50,8 pada pembacaan sebelumnya. Jika laporan menunjukkan hasil yang lebih baik dari perkiraan, hal ini dapat mendorong penguatan Dolar AS terhadap para pesaingnya dalam waktu dekat.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS